Wednesday, August 25, 2010

DEBU DEBU NGA EPIDENDRIUM.

.

Kelopak epidendrum tidak berbaju
Jatuh satu satu aku kutil
Satu satu
Bersama debu debu nga nya
Debu debu nga nya
Berseri walhal alergi
Walhal alergi
Achum..

Pawana pagi harum pimpin embun
(Ya Allah, mereka cocok)
Sapa dan tegur biasa biasa tanya
Seperti hari biasa biasa
Sehat anda?
Langit oren?
Gimana angin?
Selsema?
Panas kelopak mata?
Sesak dada?

Heh..
(aku kata heh)

Hoi..
(kau kata hoi)

Kau sakit
Achum (aku)
Jiwa
Achum (aku)
Bila kau kutil
Kelopak epidendrum satu satu
Jatuh
Mencium tanah
Merasa basah
Dek kabus sarwa lembap
Dan menyedut debu debu nga
Menjadi penghias reranting
Dalam paru paru..

Kau kata buka mata
Lalu, aku buka
Dan ohhh hari ini aku perlukan hud
Dan ohhh spek warna jingga
Supaya tiada sun flare ohhh pedih
Tidak juga terlebih expose
Ohhh.

.

2 comments: